Parameter umum dari jaring isolasi lokakarya biasanya melibatkan bahan, dimensi, struktur, perlakuan permukaan, dan aspek lainnya, tergantung pada skenario penggunaan dan persyaratan keamanan. Di bawah ini adalah klasifikasi parameter utama:
- -
** 1. Parameter material **
- ** Jenis Bahan **: Bahan umum termasuk kawat baja rendah karbon, kawat stainless steel, kawat baja galvanis, paduan aluminium, dll., Dengan resistansi dan kekuatan korosi yang bervariasi.
-** Perawatan permukaan **: seperti elektro-galvanisasi, galvanisasi hot-dip, lapisan bubuk (pelapis PVC), dan pencelupan plastik, yang mempengaruhi ketahanan dan penampilan korosi.
- -
** 2. Spesifikasi mesh **
- ** bentuk mesh **: persegi, berlian (rantai-rantai mesh), persegi panjang, dll.
- ** Ukuran mesh **: Rentang umum termasuk 50 × 50mm, 50 × 100mm, 75 × 150mm, dll., Dipilih berdasarkan kebutuhan perlindungan (misalnya, mesh kecil untuk mencegah penurunan benda kecil).
- -
** 3. Dimensi panel **
- ** Tinggi **: Kisaran tinggi standar dari 1,0m hingga 3,0m (dapat disesuaikan untuk persyaratan yang lebih tinggi).
- ** Lebar **: Lebar panel tunggal biasanya 1,5m hingga 3,0m, memfasilitasi transportasi dan pemasangan.
- -
** 4. Diameter kawat **
- ** Diameter kawat **: berkisar dari 3.0mm hingga 6.0mm; Kabel yang lebih tebal menawarkan kekuatan yang lebih tinggi.
- ** Pipa bingkai **: Pipa bingkai persegi biasanya menggunakan 20 × 20mm, 30 × 30mm, atau lebih besar, dengan ketebalan 1,0mm hingga 2,5mm.
- -
** 5. Posting Posting **
- ** Bahan Posting **: Pipa baja galvanis, tabung persegi, atau tabung bundar.
- ** Dimensi postingan **: seperti tabung bundar 50 × 50mm atau tabung bundar φ60mm, dengan ketebalan dinding 1,2mm hingga 3.0mm.
- ** SPACING POST **: Umumnya 2.0m hingga 3.0m, dirancang berdasarkan lebar panel dan resistensi angin.
- -
** 6. Metode Instalasi **
- ** METODE PERBAIKAN **: Tertanam (kedalaman biasanya 30cm hingga 50cm), fixing baut flensa (untuk tanah yang dikeraskan), atau pemasangan sekrup ekspansi.
- ** Konektor **: Baut anti-pencurian, klip, atau pengelasan.
- -
** 7. Parameter Kinerja **
- ** Dampak resistensi **: Dirancang untuk memenuhi standar tingkat perlindungan (misalnya, en iso 1461).
-** Kapasitas beban **: Disesuaikan untuk kebutuhan spesifik (misalnya, anti-pendakian, anti-crushing).
- ** Kehidupan Resistensi Korosi **: Galvanisasi hot-dip dapat bertahan lebih dari 20 tahun, sementara lapisan bubuk berlangsung sekitar 5-10 tahun (tergantung pada lingkungan).
- -
** 8. Parameter Penampilan **
- ** Warna **: Warna umum termasuk hijau, abu -abu, kuning, hitam, dll., Dengan warna pelapis bubuk yang dapat disesuaikan (misalnya, bagan warna Ral).
- ** Transmisi cahaya **: Ukuran dan struktur mesh mempengaruhi visibilitas dan transparansi.
- -
** 9. Parameter aksesori **
-** Desain anti-pencurian **: seperti baut tahan tamper atau bingkai pintu yang dapat dikunci.
- ** Konfigurasi Pintu **: Opsi termasuk pintu tunggal atau ganda, dengan lebar 1,0m hingga 2,0m.
- ** Desain Top **: Penambahan opsional seperti kawat berduri atau pisau cukur untuk perlindungan yang ditingkatkan.
- -
** 10. Parameter Skenario Aplikasi **
- ** Jenis Lokakarya **: Lokakarya Pemrosesan Mesin, Area Penyimpanan, Zona Isolasi Peralatan Berbahaya, dll.
-** Level Perlindungan **: Isolasi umum, perlindungan percikan, anti-pendakian, ketahanan api (membutuhkan bahan tahan api).
- -
** Rekomendasi Pembelian **
-** Faktor lingkungan **: Pilih bahan hot-dip galvanis atau stainless steel untuk lingkungan yang lembab, suhu tinggi, atau korosif.
- ** Standar Keselamatan **: Lihat standar industri lokal (misalnya, standar Cina GB/T 34394-2017 untuk jala pagar).
- ** Kebutuhan Kustomisasi **: Ukuran non-standar atau fitur khusus (misalnya, panel akrilik yang dikombinasikan dengan mesh logam) memerlukan komunikasi dengan pemasok.
Dengan mencocokkan parameter dengan kebutuhan spesifik, keseimbangan antara biaya dan kinerja dapat dicapai, memastikan keamanan, daya tahan, dan fungsionalitas jaring isolasi.
Waktu posting: Feb-26-2025